Berita

02/10/2020 20:51 WIB oleh Laila Sharfina
Kolaborasi Internship DDB Telkom dan Perguruan Tinggi Wujudkan Merdeka Belajar Mahasiswa

Bandung - Era revolusi industri 4.0 yang beriringan dengan masa pandemi telah mengubah pola kehidupan, menghadapi tantangan era VUCA (Volatile, Uncertain, Complex, Ambiguity) yang sulit terprediksi. Mahasiswa sebagai talenta muda Indonesia harus beradaptasi secara cepat, menjadi lulusan unggul, kompetitif dan berkarakter. Meidy Saputra Amin, Internship Supervisor memberikan gambaran bagi Internship Participant yang akan segera terjun ke dunia kerja nyata, maupun yang akan on job. “Object pekerjaan sering sekali berubah-ubah, terkadang juga due date yang tidak terprediksi, inilah tantangan yang akan dihadapi di dunia kerja. Kalian harus belajar bagaimana tetap menjaga kedisiplinan dan tanggung jawab”, ungkap Meidy dalam acara Pisah Sambut PMMB FHCI BUMN Batch Match Up April & Oktober 2020 via CloudX (01/10/2020).



Program Internship DDB Telkom telah memberikan experimental learning, memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya. Bahkan, Meuthia Nabila, Internship Participant dari Telkom University mengungkapkan kecanduannya untuk terjun langsung ke dunia kerja. “Sebagai UX Researcher, saya diberikan tugas melaksanakan usabilty testing (UT). Hal ini menjadi pengalaman berkesan karena saya belajar bagaimana berkomunikasi dengan user dan client dari berbagai macam persona. Salah satu pesan untuk Internship Participant yang akan on job, meskipun internship from home, jangan lupa mandi untuk menjaga mood. 3 kata untuk Internship DDB Telkom, Pengen Kerja Lagi atau Jadi Pengen Kerja”, kata Meuthia.



Sejak diakui sebagai bagian dari Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) FHCI BUMN pada pertengahan 2018, semakin banyak Perguruan Tinggi Swasta (PTS) maupun Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang kini berkolaborasi dengan Telkom melalui Program Internship DDB Telkom. Sendylenvi Regia, Internship DDB Telkom Program Coordinator menyampaikan bahwa di tahun 2020, sebanyak 422 mahasiswa dari 37 perguruan tinggi telah tergabung dan mendapatkan pembekalan keterampilan di luar keilmuan dasar yang didapat selama kuliah. “Alhamdulillah kini semakin banyak mahasiswa yang bergabung dengan kami. Berkat dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), bekerja sama dengan Kementerian BUMN, PTN tak lagi terkendala dengan kurikulum dan kalender akademik”, ujar Sendy.



Pada Batch Match Up FHCI BUMN Oktober 2020, untuk pertama kalinya, Internship DDB Telkom menerima dua mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU, Ketua Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi UGM mengatakan bahwa akan terus mendorong mahasiswa UGM dengan memfasilitasi kurikulum yang sesuai. “Kami senang bahwa kini UGM dapat memenuhi harapan Kemendikbud, memberikan mahasiswa kesempatan untuk merasakan suasana kerja secara nyata. Jika tidak ada uluran tangan dari industri, salah satunya Telkom, kami belum tentu dapat mewujudkan ini. Kami akan terus mendorong mahasiswa dengan konversi Satuan Kredit Semester (SKS) kuliah ke magang”, ungkap Sarjiya.



Kebijakan Merdeka Belajar melalui Program Kampus Merdeka menjadi wujud upaya pemerintah mencetak SDM unggul, memberikan kemerdekaan bagi mahasiswa menentukan potensi yang ingin dikembangkan. Ke depannya, kampus diharapkan akan selalu adaptif, dapat menjadi mata air bagi pengembangan industri, pembangunan lapangan kerja demi kemajuan bangsa dan negara.