Berita

03/02/2021 12:35 WIB oleh Annisa Azzahra
Peluang Jurusan Non-IT Semakin Terbuka Luas di Internship DDB Telkom

Bandung - Lembaga Pendidikan merupakan institusi yang dibangun untuk mencerdaskan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di masa depan, hal tersebut tak hanya dinilai dari apa yang dihasilkan saat ini, tetapi perubahan mendasar dalam membekali lulusan kemampuan menghadapi berbagai tantangan yang akan datang. Pendidikan 4.0 telah mendukung keterampilan kerja dalam membangun kecerdasan emosional mahasiswa agar dapat survive di dunia industri, salah satunya melalui program internship selama minimal 6 bulan. 



Tidak hanya nilai di atas kertas, pengalaman dalam pemecahan masalah dan penerapan berbagai usecase saat terjun langsung dalam project akan membentuk mahasiswa lebih siap saat nantinya terjun ke dunia kerja. “Internship itu sangat penting, terutama di era revolusi industri ini. Karenanya, kita harus bisa bersaing secara global, memiliki kesempatan berlatih untuk memenangkan persaingan tersebut. Keterampilan berkomunikasi, berkolaborasi dan kelincahan dalam mengatasi situasi merupakan bagian yang sangat penting. Melalui Program Internship DDB Telkom, mahasiswa kami dapat belajar untuk menyiapkan diri agar bisa terampil, kompeten dan siap memasuki dunia industri”, ujar Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, MPH, kepala CDC Universitas Indonesia dalam sambutannya di acara Pisah Sambut PMMB FHCI BUMN-Tekom Batch Match Up Agustus 2020 & Februari 2021 secara online via CloudX (01/02/2021).



Dalam acara tersebut, Program Internship DDB Telkom secara resmi menyambut mahasiswa yang berhasil melewati Rekrutmen Batch Match Up FHCI BUMN-Telkom Februari 2021 dengan lonjakan pendaftar hingga lebih dari 1400 mahasiswa. Bidang Internship yang dilamar pun masih didominasi oleh Data Scientist, salah satu bidang utama dalam industri digital saat ini. Menariknya, jurusan non-IT mengalami peningkatan pendaftar, seperti dari Jurusan Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, Antropologi Sosial, dan lainnya. Internship DDB Telkom memang membuka peluang bagi mahasiswa dari jurusan apapun, sehingga tak perlu khawatir jika background pendidikannya tak berhubungan dengan bidang teknologi informasi. Disampaikan langsung oleh Sendylenvi Regia, Internship DDB Telkom Program Coordinator, “Tidak menutup kemungkinan dari jurusan manapun, asal mempunyai niat untuk menekuni dunia digital, maka semuanya bisa berkontribusi dan merasakan dunia kerja professional, salah satunya di Program Internship DDB Telkom”.



Terciptanya kreativitas dan inovasi tinggi dengan perubahannya yang cukup dinamis tentu diwarnai oleh berbagai kolaborasi dari berbagai bidang pekerjaan. Maka industri digital tak berarti hanya membutuhkan ahli-ahli digital saja, tetapi dibutuhkan pula para ahli dari bidang lain dalam pengembangan sebuah bisnis atau produk digital. Hal ini, tentu memperluas prospek kerja dari berbagai macam jurusan untuk dapat berkolaborasi, salah satunya sebagai domain expertise.



Perkembangan ini perlu dicermati oleh mahasiswa, sebab nantinya mereka dituntut untuk mampu menyesuaikan skill dan kompetensi yang dimiliki dengan apa yang dibutuhkan. Kehadiran Supervisor sebagai pembimbing tentu akan membantu, asalkan Internship Participant berani mengambil tantangan dan bersedia terbuka untuk mempelajari hal baru. Muhammad Fahmi, salah satu Internship Participant dari Politeknik Pos Indonesia mengatakan bahwa Program Internship DDB Telkom telah membantunya dalam membangun career path dengan berbagai use case yang dapat dijadikan sebagai portofolio diri, “Saat awal On Job, memang sempat merasa ragu saat diberikan tantangan oleh Supervisor. Tapi ternyata, tak perlu merasa takut, sebab Supervisor dan tim akan sangat terbuka dan selalu membimbing. Justru, dengan tantangan ini, kita akan dapat explore berbagai hal, sehingga banyak case yang dapat dijadikan sebagai portofolio. Tiga kata untuk Program Internship DDB Telkom, keluarga, tantangan dan wawasan”.