Berita

07/09/2020 12:00 WIB oleh Laila Sharfina
Terjun di Real Project Challenge, Internship Participant Buktikan Mampu Bersaing di Industri

Bandung - Era revolusi industri 4.0 memberikan tuntutan khusus bagi dunia pendidikan, mendorong berbagai pihak untuk menyesuaikan diri, menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai agar mampu bersaing dalam lingkup skala global. Sebagai lulusan Perguruan Tinggi, mahasiswa memiliki peran besar dalam menjawab tantangan ini, berani untuk menyerap pengetahuan industri guna berkontribusi nyata demi kemajuan bangsa. 



Program Kampus Merdeka yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki banyak tujuan, salah satunya memberikan “kemerdekaan” bagi mahasiswa untuk menggali minat dan bakat sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. Program Internship DDB Telkom menjadi wadah mahasiswa untuk menggali passion hingga aktualisasi diri, menjadi apa yang diinginkan sesuai dengan potensi yang dimilikinya. 



Dalam Pisah Sambut Internship DDB Telkom untuk Binus Batch I & II serta Match Up FHCI Februari dan September 2020 yang digelar pada Selasa, 1 September 2020 melalui Cloud X, Kasiono, salah satu Internship Supervisor mengatakan pentingnya program internship dalam membentuk karakter kemandirian, memperkuat keahlian soft skill. Ia mengklasifikasikan Internship Participant dalam tiga level, pertama yaitu Internship Participant yang masih bergantung dengan tugas dari Supervisor, yang kedua yaitu mampu mengerjakan tugas dengan sedikit bertanya, lalu level ketiga, sudah mampu memberikan evaluasi untuk perbaikan. 



Kasino pun menilai, untuk meningkatkan kompetensi, Internship Participant perlu diberikan kesempatan terjun langsung dalam berbagai real case, “Saya termasuk Supervisor yang memiliki banyak sweet memories dengan para Internship Participant, Tribe kami pun sangat terbantu. Mereka (Internship Participant) mampu terlibat dalam project untuk memenuhi permintaan customer hingga akhirnya membentuk squad, bahkan saya pernah menawari Internship Participant untuk menjadi CEO. Maka bagi yang akan on job, saya berpesan, tinggikan ekspektasi kalian karena langkah selanjutnya akan ditentukan dari ekspektasi dan tujuan diawal”.



Kesempatan ini perlu didapatkan oleh lebih banyak mahasiswa guna memahami logika dunia kerja. M. Ghozy Burhanudin Arabani, Internship Partipant dari Binus University bercerita bagaimana dirinya mulai memahami relevansi antara apa yang dipelajari di kampus dengan yang Ia kerjakan di dunia kerja, “Awal masuk kantor sempat shock karena diberikan kepercayaan untuk memegang kerja sama dengan Linked In Learning Singapore. Lalu beberapa minggu kemudian dapat kesempatan menjadi Innovation Manager, masuk ke bidang inkubasi, ini jadi kebanggan tersendiri karena anak internship terlibat langsung dengan para karyawan dalam mengeksekusi ide dan inovasi. Saya menyadari bahwa sejauh ini kurikulum di kampus sesuai dengan apa yang dilakukan di dunia kerja, hal ini yang bikin aku makin sayang dengan Telkom dan Binus tentunya”.



Bahkan, Gumilar Hasta Pratama, Internship Participant yang terjun langsung dalam project Telkom yaitu Agree mampu membuktikan bahwa upaya yang Ia jalani selama internship menjadi bekal berharga saat menjalani rekrutmen kerja. Gumilar berhasil membangun portofolio diri dari berbagai project yang Ia jalani selama internship untuk bersaing terjun ke industri, “Awalnya kaget karena langsung terjun ke project besar Telkom yaitu Agree, sempat tidak yakin dapat melaluinya, tapi alhamdulillah hanya butuh waktu 2 minggu untuk beradaptasi. Semua hal yang saya dapatkan selama magang jadi portofolio berharga khususnya saat mengikuti rekrutmen kerja, banyak pengalaman internship yang saya ceritakan. Alhamdulillah kini diterima bekerja di salah satu perusahaan sebagai Machine Learning Engineer”. 



Program Internship DDB Telkom akan terus menginisiasi dan mempertahankan kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, memberikan wadah bagi mahasiswa guna menyeimbangkan pencapaian akademik dengan kebutuhan industri. Hal ini diungkapkan Hepta Yuniarita, Senior Manager General Affairs, “Saya mewakili Manajemen Telkom mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin. Alhamdulillah kini semakin banyak Perguruan Tinggi Negeri yang bergabung dengan kami. Telkom akan selalu support program pemerintah, salah satunya Program Kampus Merdeka”.